Jumat, 12 November 2010

Memories of Students Skilled Race of Vocational School (SMK) at the province level in 2009, Chapter II

3.3 Method Of The Research
Process of the research that are:
1.Preparation of tools and materials to do the research
2.Take matured female dumbo catfish for weighing
3.Put the female in the basin
4.Take donor fish (male and female carp) and weighing it. The weight of donor are balance with the dumbo broodstock, because this research is using dose about 1:1
5.Cut the head of carp and cleave the upper side (above its nose) and take its hypophysa
6.Place it in alcohol in order to poure out blood from hypophysa
7.Move hypophysa into mortar and put aquabidest into it
8.Smash the hypophysa until it run
9.Take the extract of hypophysa gland with spuit and moved into centrifuge
10.Turn around the centrifuge for several minutes until homogenous dilution is created
11.Take again the dilution with clean spuit
12.Inject it to the back part with slope 450 with depth is 2 cm
13.Input the injected broodstock into the basin. Male and female are palced in separate basin.
14.Take egg sample out every 2 hours to be observed under microscope (observation about egg development before it’s been strriped out).

Sumber : Laporan Penelitian M.Ridwan XI TBP SMKN 36 Jakarta

Memories of Students Skilled Race of Vocational School (SMK) at the province level in 2009, Chapter I

Hypophysation is one of effort to stimulate matured broodstock to ovulate and ready to spawn, with hypophysa gland extract injection (Fujaya, 2004). It means to make hypophysation or make hypophysa extract, needs another fish which is called donor. Eventhough hypophysation is not populer than using an artificial hormone which is called ovaprim, many farmer still using hypophysa to stimulate dumbo catfish to spawn in certain case.
As natural hormone, the power of it as stimulator is depend on many things such as: age of donor and the concentrate of donor’s gonadothropine. Most of farmer usually use male carp for this process. They choose it because male’s hypophysa releases gonadothropine in seven months for the first time but not with female. As we know that female’s gonad (ovarium) is bigger than male’s, so it takes more times to ripen female’s gonad. For female’s carp, its gonad reach the peak of maturation level (ready to spawn) in 12 months for the first time. So, they believe if using male carp would give more advantageous than female, at least male would be cheaper so farmer could save their money.
In fact, there’s no strict rule or fact that can support farmer’s opinion. That’s why this research is concentrated in using of different donor fish based on sex to stimulate spawning process in Clarias gariepenus.

Sumber : Laporan Penelitian M.Ridwan XI TBP SMKN 36 Jakarta

Si Jantan Yang Melahirkan

Kuda laut (Cavalluccio Marino) merupakan hewan yang sangat unik. Ia memiliki baju yang disebut baju zirah atau “baju besi” yang berfungsi sebagai pelindung bahaya. Baju Zirah itu sangat keras seperti batu, bahkan tidak bisa dihancurkan hanya dengan tangan manusia. Kuda laut ini ternyata termasuk dalam jenis ikan, dan bernafas dengan insang. Ukuran mereka bervariasi dari sekitar 4 sampai 30 sentimeter.

Meskipun termasuk dalam jenis ikan, cara berenang kuda laut berbeda dengan cara berenang ikan. Kuda laut bergerak dalam air dengan cara mengubah isi udara dalam kantung renangnya. Jika kantung renang ini rusak dan kehilangan sedikit udara, kuda laut tenggelam ke dasar laut. Kuda laut berenang dengan tubuh yang tegak dan mereka dapat menganggukkan kepala ke atas dan ke bawah.

Mata kuda laut sangat unik. Ia bisa melihat dua buah benda yg berbeda pada waktu yang bersamaan. Matanya juga dapat bergerak dengan bebas, berputar-putar mengamati setiap sisi sehingga mereka dapat melihat sekelilingnya dengan mudah, tanpa harus menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan.

Tubuh kuda laut itu berwarna-warni (merah, kuning, hijau, dan hitam) dan bisa berubah sesuai dengan keadaan sinar matahari yang menyinari tubuhnya, dan keadaan tubuhnya sendiri. Walaupun memiliki banyak warna, namun beberapa spesiesnya berwarna sebagian transparan, sehingga tidak mudah dilihat. Kuda laut biasanya tinggal di sekitar karang-karang laut dan menambatkan ekornya pada celah bebatuan. Ia hidup menyebar di perairan tropis di seluruh lautan dunia.

Hal yang paling unik dari kuda laut adalah si jantan, yang melahirkan anak-anaknya. Kuda laut jantan ini memiliki kantung perut yang besar dan pembuka seperti celah di bagian dasar perutnya. Kuda laut betina akan meletakkan telur-telurnya langsung ke dalam kantung perut itu dan kuda laut jantan membuahi telur saat dijatuhkan.

Lapisan dalam kantung perut menjadi seperti spons dan dipenuhi dengan pembuluh darah, yang berfungsi untuk memberi makan telur atau embrio. Kantong perut atau kantung benih berfungsi untuk menyimpan telur yang diberikan sang betina.

Telur-telur akan mengalir melalui tabung ke kantong benih kemudian mereka akan dibuahi. Hasil pembuahannya dinamakan embrio. Embrio akan berkembang selama 10 hari sampai 6 minggu, tergantung pada spesies dan kondisi air.

Jika sudah waktunya, ‘melahirkan’ sang jantan akan memompa ekornya sampai bayi kuda laut keluar. Bayi-bayi kuda laut akan keluar dengan bentuk yang sangat kecil. Selain untuk mengandung, kantong kuda laut jantan juga berfungsi untuk mengatur kadar garam, agar sesuai dengan lingkungan luar saat telur menetas.

Kehidupan kuda laut di perairan Indonesia, ternyata terancam punah teman-teman. Habitat mereka, berupa karang-karang laut, rusak akibat ulah manusia. Keunikan kuda laut membuat banyak orang ingin menjadikannya koleksi, hal itu berakibat pada semakin sedikitnya jumlah kuda laut karena ditangkap secara berlebihan.

Nah, jangan sampai kuda laut ini punah di kemudian hari, dan kita tidak bisa melihatnya lagi. Untuk itu, teman-teman harus ikut serta menjaga laut Indonesia agar bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi para kuda laut.

Sumber : haxims.blogspot.com

PT. Nalendra Sinta Mina Usaha

Pada awal berdirinya di tahun 2000, PT. Nalendra Sinta Mina Usaha memulai usahanya dibidang pembenihan ikan nila (Oreochromis sp.) monosex. Kata Monosex berasal dari bahasa Inggris, yakni Mono adalah satu/tunggal dan sex adalah jenis kelamin/gender. Jadi, monosex berarti berjenis kelamin satu/tunggal.
Seperti yang kita ketahui, pembenihan merupakan kegiatan paling sentral dalam suatu usaha budidaya secara umum. Tujuan dari kegiatan pembenihan ini adalah untuk memenuhi permintaan pasar/masyarakat guna melengkapi kebutuhannya sehari-hari. Pada umumnya, kegiatan pada tahap pembenihan meliputi pemijahan dan perawatan larva. Pada segmen pembenihan monosex, kegiatan yang berperan penting adalah saat kolektif larva karena tujuan dari kegiatan pembenihan monosex ini adalah menunggalkan jenis kelamin dari setiap ikan yang dalam hal ini adalah jantan. Proses menjantankan tersebut dinamakan jantanisasi. Oleh karena itu, larva pada usia 0-16 hari sudah harus melalui proses jantanisasi. Jantanisasi dilakukan dengan 2 metode, yakni melalui perendaman larva maupun perendaman pakan dengan 17 methyl alpha testosterone.
Jumlah karyawan pada saat itu sebanyak 12 orang. Namun pada Januari 2009, PT. Nalendra Sinta Mina Usaha beralih ke bidang pembesaran ikan nila hitam (Oreochromis niloticus bleeker) dengan jumlah karyawan sebanyak 10 orang.

Budidaya Ikan Lele

Budidaya lele dumbo (Clarias gariuphinus) memang agak rumit. Karena ikan ini tidak bisa memijah secara alami seperti nila dan ikan mas. Pemijahan hanya bisa dilakukan secara buatan, atau dengan istilah lain kawin suntik. Meski agak rumit, budidaya lele dumbo telah lama berhasil dikembangkan di Indonesia. Budiadaya lele dumbo dilakukan dalam beberapa tahapan.
Pematangan Gonad
Pematangan gonad lele dumbo dilakukan di kolam tanah. Caranya, siapkan kolam ukuran 50 m2; keringkan selama 2 – 4 hari dan perbaiki seluruh bagian kolam; isi air setinggi 50 – 70 cm dan alirkan secara kontinyu; masukan 300 ekor induk ukuran 0,7 – 1,0 kg; beri pakan tambahan berupa pellet khusus lele dumbo sebanyak 3 persen setiap hari. Catatan : induk jantan betina dipelihara terpisah.
Pematangan di bak
Pematangan gonad juga bisa dilakukan di bak. Caranya, siapkan bak tembok ukuran panjang 6 m, lebar 4 m dan tinggi 1 m; keringkan selama 2 – 4 hari; isi air setinggi 80 – 100 cm dan alirkan secara kontinyu; masukan 100 ekor induk; beri pakan tambahan (pelet) sebanyak 3 persen/hari. Catatan : induk jantan dan betina dipelihara terpisah.
Seleksi
Seleksi induk lele dumbo dilakukan dengan melihat tanda-tanda pada tubuh. Tanda induk betina yang matang gonad : perut gendut; tubuh agak kusam; gerakan lamban dan lubang kelamin kemerahan. Tanda induk jantan : gerakan lincah, tubuh memerah dan bercahaya; lubang kelamin kemerahan, agak membengkak dan berbintik putih.
Pemijahan alami
Lele dumbo bisa dipijahkan secara alami. Caranya, siapkan bak berukuran panjang 2 m, lebar 1 m dan tinggi 0,4 m; keringkan selama 2 – 4 hari; isi air setinggi 30 cm dan biarkan mengalir selama pemijahan; pasang hapa halus sesuai ukuran bak; masukan ijuk secukupnya; masukan 1 ekor induk betina yang sudah matang gonad pada siang atau sore hari; masukan pula 1 ekor induk jantan; biarkan memijah; esok harinya, tangkap kedua induk dan biarkan telur menetas di tempat itu.
Pemijahan buatan
Hasil pemijahan alami lele dumbo biasanya kurang memuaskan. Jumlah telur yang keluar tidak banyak. Agar telur bisa seluruhnya, maka dilakukan pemijahan buatan, atau dengan kawin suntik. Sistem ini agak rumit dan memerlukan keahlian khusus. Dua langkah kerja yang harus dilakukan dalam sistem ini, yaitu penyuntikan, pengambilan sperma dan pengeluaran telur.
Penyuntikan dengan ovaprim
Penyuntikan adalah kegiatan memasukan hormon perangsang ke tubuh induk betina. Hormon perangsang yang umum digunakan adalah ovaprim. Caranya, siapkan induk betina yang sudah matang gonad; sedot 0,3 mll ovaprim untuk setiap kilogram induk; suntikan ke dalam tubuh induk tersebut; masukan induk yang sudah disuntik ke dalam bak lain dan biarkan selama 10 jam.
Penyuntikan dengan hypopisa
Penyuntikan bisa juga dengan ekstrak kelenjar hypopisa ikan mas atau lele dumbo. Caranya, siapkan induk betina yang sudah matang gonad; siapkan 1,5 kg ikan mas ukuran 0,5 kg; potong ikan mas tersebut secara vertikal tepat di belakang tutu insang; potong bagian kepala secara horizontal tepat di bawah mata; buang bagian otak; ambil kelenjar hypopisa; masukan ke dalam gelas penggerus dan hancurkan; masukan 1 cc aquabides dan aduk hingga rata; sedot larutan hypopisa itu; suntikan ke dalam tubuh induk betina; masukan induk yang sudah disuntik ke bak lain dan biarkan selam 10 jam.
Pengambilan sperma
Setengah jam sebelum pengeluaran telur, sperma harus disiapkan. Caranya, tangkap 1 ekor induk jantan yang sudah matang kelamin; potong secara vertikal tepat di belakang tutup insang; keluarkan darahnya; gunting kulit perutnya, mulai dari anus hingga belanag tutup insang; buang organ lain dalam perut; ambil kantung sperma; bersihkan kantung sperma dengan tisu hingga kering; hancurkan kantung sperma dengan cara menggunting bagian yang paling banyak; peras spermanya agar keluar dan masukan ke dalam cangkir yang telah diisi 50 ml (setengah gelas) aquabides; aduk hingga homogen.
Pengeluaran telur
Pengeluaran telur dilakukan setelah 10 jam dari penyuntikan, namun 9 jam sebelumnya dilakukan pengecekan. Cara pengeluaran telur : siapkan 3 buah baskom plastik, sebotol Natrium chlorida (inpus), sebuah bulu ayam, kain lap dan tisu; tangkap induk dengan sekup net; keringkan tubuh induk dengan lap; bungkus induk dengan lap dan biarkan lubang telur terbuka; pegang bagian kepala oleh satu orang dan pegang bagian ekor oleh yang lainnya; pijit bagian perut ke arah lubang telur; tampung telur dalam baskom plastik; campurkan larutan sperma ke dalam telur; aduk hingga rata dengan bulu ayam; tambahkan Natrium chrorida dan aduk hingga rata; buang cairan itu agar telur-telur bersih dari darah; telur siap ditetaskan.
Penetasan
Penetasan telur lele dumbo dilakukan dalam bak tembok. Caranya, siapkan sebuah bak tembok ukuran panjang 2 m, lebar 1 m dan tinggi 0,4 m; keringkan selama 2 – 4 hari; isi bak tersebut dengan air setinggi 30 cm dan biarkan alirkan air selama penetasan; pasang hapa halus yang ukurannya sama dengan bak; beri pemberat agar hapa tenggelam (misalnya kawat behel yang diberi selang atau apa saja); tebarkan telur hingga merata ke seluruh permukaan hapa; biarkan telur menetas dalam 2 – 3 hari.

Selasa, 26 Oktober 2010

Gynogenesis Mitosis


Gynogenesis mitosis yaitu teur normal yang dibuahi (fertilisasi) dengan spermmatozoa irradiasi, sehingga jumlah kromosom dalam telur tetap 2n (diploid) dan dibiarkan terjadinya peloncatan polar body II. Setelah terjadi peloncatan polar body II baru dilakukan kejutan (shocking) pada telur hasil daro gynogenesis mitosis adalah ikan ”Diploid Gynogegetic Mitotic Homozygote” (Rustidja, 2002).
Gynogensis adalah suatu gynogenesis diploid yang diperoleh dari perpindaha pembuahan sel pertama pada sebuah sel telur yang di aktifkan oleh sebuah setrizoon (Beaumont and Hoare, 2003).
Keunggulan Teknik Gynogenesis Mitosis ini adalah jauh lebih efisien bila dibandingkan dengan program seleksi (metode culling) dalam menghasilkan individu-individu yang homozygot dan dapat memproduksi populasi yang breed-true sangat lama di peroleh, sedangkan untuk gynogenesis hanya dieperlukan 2-3 generasi saja (Rustidja, 2002).
Nilai yang lebih penting dari gynogenesis adalah menghasilkan inbred yang kuat, dan berpotensial untuk menyediakandasar (menjadi dasar) bagi inbred lines hanya pada satu generasi. Jika memungkinkan pada metode fynogenesis mitosis setelah mencapai kedewasaan dan memproduksi telur,dari telur ini dapat di beri perlakuan untuk memproduksi gunogenesis mitosis, lalu keturunannya akan memiliki sifat genetik yang yang identik satu sama lain (Beaumont and Hoare, 2003).
Kelemahan dari teknik ini adalah walaupun sudah sering dilaksanakan, tetapi metode gynogenesis ini memiliki beberapa kelemahan yang mana hal ini juga tergantung pada spisies ikan yang digunakan (Rustidja, 2002) antara lain :
  • Viabilitas (viability) rendah, tapi Stanley (1976) dalam Purdom (1983) mengatakan, bahwa gynogenesis grass carp (Ctenophraryngodon idella) mempunyai viabilitas yang tinggi.
  • Survival rendah pada carp, cyprynidis lain dan loaches, plaice dan rainbow trout (Salmo gairnen) (Goovinskala 1968 dalam Purdom 1983).
  • Terdapatnya individu dengan morfologi aberant dan rendahnya vitality (Komen, 1990 dalam Rustidja, 1995)
  • Morfologi yang peclarities (intersex, body deformation) lebih jarang tejadi pada ikan Heterozygot Gynogenesis dibandingkan dengan Homozygot Gynogenesis (Komen, 1990 dalam Rustidja, 1995).
Karunasagar, et.al. (1999), juga menjelaskan bahwa individu hasil Gynogenesis mitosis memiliki tingkat kematian yang tinggi.

Minggu, 05 September 2010

Perkara Bid'ah

Orang yang berbuat bid'ah adalah orang yang mngerjakan suatu amalan dalam agama Islam yang tidak pernah dicontohkan oleh Nabi shallallaahu' alaihi wa sallam. Bid'ah adalah mengadakan sesuatu yang baru dalam agama. Orang yang berbuat bid'ah hatinya gelap, perkataannya gelap, dan akalnya gelap, sebagaimana yang disebutkan oleh Imam Ibnul Qayyim rahimahullaah.
Bid'ah sangat merusak agama dan lebih dicintai iblis daripada maksiat. Imam Sufyan ats-Tsauri rahimahullaah (wafat th. 161 H) berkata,

albid'atu ahabbu ilaibliisa minalma'siyatu, wal ma'siyatu yutaabu minha wal bid'atu la yutaabu minhaa

Artinya : "Perbuatan bid'ah lebih dicintai oleh ibls daripada kemaksiatan. Pelaku kemaksiatan masih mungkin ia untuk bertaubat dari kemaksiatannya sedangkan pelaku kebid'ahan sulit untuk bertaubat dari kebid'ahannya."

Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,

wa iyyakum wa muhdatsatilumuuri fainna kulla muhdatsatiin bid'atuun, wa kulla bid'atin dollallatun

Artinya : "Dan jauhilah oleh kalian perkara-perkara yang baru (dalam agama), karena sesungguhnya setiap perkara yang baru itu adalah bid'ah. Dan setiap bid'ah itu adalah sesat."
Di dalam Islam tidak ada bid'ah hasanah. Sabda Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam di atas, "semua bid'ah adalah sesat, meskipun orang memandangnya baik.
Sebaik apapun perbuatan bid'ah tidak akan diterima oleh Allah SWT, sebagaimana sabda Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam,

man ahdatsa fii amrinaa haazaa ma laysa minhu fahuwa raddun

Artinya : "Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu yang baru dalam agama yang tidak ada contohnya dari kami maka ia tertolak."

Bid'ah merupakan salah satu dari dua perkara selain syirik yang sangat berbahaya bagi kehidupan dunia dan akhirat karena dapat merusak agama, merusak hati, merusak akal, merusak persaudaraan, merusak persatuan, dan merusak kehormatan.

sumber : Manhaj Ahlus Sunnah wal Jama'ah dalam Tazkiyatun Nufus, karya Yazid bin Abdul Qadir Jawas